Ketahui Penyebab Kanker Limfoma Hodgkin dan Faktor Risikonya

Posted on

Pekan ini banyak orang yang mencari tahu tentang kanker limfoma Hodgkin, ini tak lepas dari pengakuan artis penyaki Tasya Kamila beberapa waktu lalu yang menyebutkan suaminya adalah penderita penyakit ini.

“Selama berbulan-bulan kami merahasiakannya. Memang tidak mudah, tapi akhirnya kami menemukan keberanian untuk berbagi perjalanan ini dengan kalian,” ungkap ibu satu anak tersebut dalam unggahannya di akun instagram @tasyakamila.

Memang cukup berat bagi keluarga Tasya menerima kenyataan ini, namun jangan berkecil hati karena penyakit dan kesembuhan datangnya dari Allah SWT. Asal berihtiar dengan ikhlas maka InsyaAllah kesembuhan akan datang menghampiri.

Penyebab sel kanker kelenjar getah bening (limfoma Hodgkin dan Limfoma Non-Hodgkin)
Penyebab sel kanker kelenjar getah bening (limfoma Hodgkin dan Limfoma Non-Hodgkin)

Saya sendiri memiliki pengalaman sama dengan kanker kelenjar getah bening ini, istri saya di didagnosis mengidap kanker kelenjar getah bening, dengan ihtiar dan do’a Alhamdulillah saat ini istri saya sudah merasakan kesembuhan.

Baca: Cara mencegah Gagal Ginjal

Apa itu Kanker Limfoma

Kanker Limfoma atau yang sering kita kenal adalah kanker kelenjar getah bening, entah kenapa akhir-akhir ini banyak orang yang mengidap penyakit ini. Kanker Limfoma sendiri terbagi menjadi dua yakni Limfoma Hodgkin dan Limfoma Non-Hodgkin yang dibedakan dari tipe sel getah bening (Limfosit) yang berkembang menjadi tak terkendali dan ganas.

Sel kanker menyerang sistem limfatik atau sistem kekebalan tubuh yang berfungsi untuk melawan infeksi. Sayangnya limfatik sendiri bisa terkena penyakit dan tumbuh menjadi tak terkendali. Penyakit yang umum menyerang limfatik adalag kanker kelenjar getah benting.

Hingga saat ini masih belum diketahui apa penyebab pasti dari kanker kelenjar getah beting ini namun setidaknya kita bisa mengetahui faktor risikonya.

Penyebab Limfoma atau Kanker Kelenjar Getah Bening

Ketika ada infeksi maka sel-sel limfosit di kelenjar getah bening akan bertambah untuk melawan infeksi tersebut. Namun jumlah sel kelenjar getah bening semakin banyak dan tumbuh ganas sehingga menyebabkan bengkak. Hanya saja alasan kenapa limfosit sampai banyak masih belum diketahui jelas sehingga menyebabkan kanker.

Meski begitu ada beberapa hal yang diindikasikan sebagai faktor risiko dari kanker kelenjar getah bening ini diantaranya adalah:

  1. Kanker Kelenjar Getah Bening Hodgkin (Kanker Limfoma Hodgkin)
  • Biasanya berjenis kelamin laki-laki meskipun pada subtipe tertentu juga umum pada wanita.
  • Berusia antara 15 hingga 40 tahunan atau bahkan 55 tahun
  • Daya tahan tubuh yang lemah sehingga rentan terkena penyakit biasanya daya tahan tubuh lebih rendah ketimbang infeksi HIV atau penggunaan obat yang bertujuan menekan sistem kekebalan tubuh
  • Pernah terinfeksi virus Epstein-Barr, hepatitis C, atau leukemia/limfoma sel T manusia (HTLV-1)
  • Pernah melakukan perawatan kanker dengan radiasi, pernah juga terpapar radiasi nuklir
  • Ada anggota keluarga kandung yang menderita penyakit yang sama
  1. Kanker Kelenjar Getah Bening Non-Hodgkin (Kanker Limfoma Non-Hodgkin)
  • Memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah
  • Pernah terinfeksi virus seperti infeksi bakteri pylori, atau infeksi virus hepatitis C dan virus Epstein-Barr (EBV) ataupun penyakit leukimia
  • Sering terpapar zat-zat kimia seperti pestisida, herbisida dan lainnya termasuk radiasi nuklir
  • Penderita obesitas
  • Menderita penyakit autoimun, seperti rheumatoid arthritis atau penyakit celiac.
  • Berusia diatas 60 tahun meskipun tak dipungkiri penyakit ini bisa menyerang anak-anak

Gejala Kanker Kelenjar Getah Bening

Ada beberapa gejala kanker kelenjar getah bening yang bisa dirasakan diantaranya adalah:

  1. Pembengkakan kelenjar getah bening seperti dileher yang paling umum ditemukan, atau di ketiak, atau dilipatan paha
  2. Mengalami penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas
  3. Sering demam dan mudah lelah juga terkadang sesak nafas
  4. merasa gatal-gatal dan keringat dingin dimalam hari
  5. Pada bagian yang bengkak seperti dileher terasa pegal

Memastikan ke Dokter

Jika sobat mengalami hal seperti diatas maka sebaiknya periksakan secepatnya ke dokter. Karena untuk memastikan penyakit kanker kelenjar getah bening atau Limfoma Hodgkin atau Limfoma Non-Hodgkin perlu pemeriksaan khusus seperti biopsi kelenjar getah bening, aspirasi sumsum tulang, tes darah, dan CT scan, MRI, atau PET scan.

Pengobatan Kanker Kelenjar Getah Bening (Kanker Hodgkin atau Non-Hodgkin)

Saya punya pengalaman dengan kanker dimana menurut dokter kanker tersebut tidak bisa disembuhkan. Sel kanker akan tetap ada meskipun berhasil dijinakkan dengan kemoterapi dan dianggap hilang, namun beberapa tahun kedepan sel kanker tersebut bisa tumbuh kembali.

Dari beberapa rekan yang menyarankan makanan sel kanker adalah glukosa atau gula sehingga terapi diet anti karbohidrat dan glukosa bisa menjadi salah satu solusi mengatasi penyakit ini.

Setelah menjalankan diet anti karbohidrat (glukosa) hampir dua tahun akhirnya benjolannya semakin hilang dan tak terasa.

Setelah benjolan sel kanker sudah tidak terasa lagi maka kita wajib menjalankan pola hidup sehat agar sel kanker tidak lagi menghampiri.

Nah itulah sekilas tentang sel kanker Limfoma Hodgkin dan Limfoma Non-Hodgkin, mudah-mudahan artikel ini bisa bermanfaat untuk kita semua.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *