Gambar Sel Hewan – Pengertian, Bagian, Struktur dan Fungsi

Sel Hewan – Saat kita masih di bangku sekolah maka kita tidak akan asing lagi dengan istilah sel hewan. Mata pelajaran yang membahas mengenai hal ini adalah Biologi, sebuah mata pelajaran yang cukup menyenangkan jika kita ikuti.

Mungkin kamu tidak sengaja mengunjungi blog ini karena mencari sesuatu yang berkaiktan dengan sel hewan. Nah kali ini kita akan bahas secara lebih mendalam mengenai apa itu sel hewan, pengertiannya, bagian-bagian sel hewan, fungsi sel hewan serta contoh-contohnya yang dilengkapi dengan gambar. Silahkan teman-teman simak artikel ini sampai dengan selesai.

Pengertian Sel Hewan

Setiap mahluk hidup pasti memiliki sel termasuk hewan dan manusia. Sel pada hewan tentu berbeda dengan sel yang ada pada manusia, begitupun sel-sel yang ada pada mahluk lainnya, untuk itu kita perlu mempelajarinya lebih dalam lagi.

bagian bagian sel hewan
Sel Hewan

Sel hewan sendiri merupakan organel yang kecil dengan selaput tipis yang memiliki larutan koloid dengan senyawa kimia. Keunikan sel ini adalah dia bisa melakukan pembelahan dan menduplikat dirinya. Senyawa yang berperan dalam fotosintesis ataupun pembelahan diri diantaranya adalah karbohidrat.

Sementara senyawa yang berfungsi sebagai cadangan makanan seperti lemak atau minyak adalah senyawa Lipid. Selain itu senyawa protein memiliki peranan penting dalam metabolesime, dan asam nukleat berkaitan dengan proses sintesis protein.

Bagian-Bagian Sel Hewan

  1. Bagian Membran adalah Bagian terluar dari protoplasma berfungsi untuk melindungi sel serta mengatur keluar masuknya zat dalam tubuh hewan.
  2. Sitoplasma adalah sel yang bersifat koloid, tidak cair maupun padat dan berfungsi untuk metabolism sel.
  3. Reticulum Endoplasma adalah organel berbentuk benang-benang di inti selnya yang berfungsi sebagai detoksifikasi sel-sel berbahaya dan sintesis protein.
  4. Mitokondria bisa disebut sebagai mesin sel karena memiliki bentuk yang besar yang berfungsi sebagai alat respirasi seluler dan penghasil energi.
  5. Mikrofilamen berfungsi sebagai endositosis dan eksositosis juga berfungsi untuk membantu hewan menggerakan sel.
  6. Lisoson adalah memiliki bentuk seperti kantung yang terikat pada membran sel, salah satu fungsinya adalah untuk mengontrol pencernaan.
  7. Perokisom memiliki fungsi merubah merubah lemak menjadi karbohidrat serta penguraian peroksida.
  8. Ribosom berfungsi untuk melancarkan sitesis protein sehingga bisa di cernah oleh tubuh hewan.
  9. Sentriol memiliki peran dalam proses pembelahan sel serta membentuk silia dan flagela serta sentrosom.
  10. Mikrotubulus berada di sitoplasma yang berguna untuk melindungi sel. Selain itu berperan dalam pembentukan flagela, silia, dan sentirol.
  11. Badan Golgi berada pada seluruh sel eukariotik yang berfungsi untuk membentuk vesikula serta peranan yang penting untuk proses ekskresi.
  12. Nucleus merupakan organel terkecil dari sel yang berperan dalam pengendaliam aktivitas sel hewan, mulai saat metabolisme hingga proses pembelahan sel.
  13. Nukleoplasma memiliki bentuk cairan kromatin yang padat berperan dalam pembentukan kromosom serta dakam proses genetika.
  14. Membran Inti memiliki fungsi sebagai pemisah antara sitoplasma dan daerah inti.

Gambar dan Struktur Hewan Serta Fungsinya

Pada dasarnya struktur sel hewan, manusia dan tumbuhan adalah sama, baik dari tipe enzim maupun genetiknya, hanya saja untuk tipe sel yang ada didalamnya adalah beragam. Agar lebih jelasnya berikut ini gambar dan penjelasan mengenai struktur sel serta fungsinya.

1. Struktur Membran Sel

Membran Sel
Membran Sel

Membran sel merupakan susunan dari protein (lipoprotein), lemak (lipid), dan juga kolesterol yang membungkus sel dari bagian luar sehingga bisa di katakan sebagai pelindung sel. Fungsi membran sel cukup penting lantaran mengatur sirkulasi nutrisi dan mineral baik yang ada di luar sel maupun di dalam sel.

Selain itu membran sel juga berfungsi untuk menerima rangsangan dari luar, jua berbagai eaksi kimia akan terjadi disini.

2. Bagian Sitoplasma

Sitoplasma
Sitoplasma

Sitoplasma adalah bagian sel yang berbentuk seperti gel. Ada dua fase yang dilakui oleh sitoplasma yakni fase sol (padat) dan fase gel (cair). Di dalam nukleus, cairan sitoplasma disebut dengan nukleoplasma.

Meski melewati dua fase dalam proses pembentukannya yakni padat dan cair, namun sitoplasma bersifat keloid komplek yang berarti tidak padat dan juga tidak cair. Banyaknya air memperngaruhi perubahan bentuk sitoplasma.

Artinya kadar air yang kurang akan membuat sitoplasma lebih lembek ke padat-padatan. Sementara konsentrasi air yang berlebih bisa membuat sitoplasma lebih encer atai disebut juga dengan sol.

Peran sitoplasma yakni sebagai sumber zat kimia pada sel hewan serta tempat dimana sel bermetabolisme.

3. Bagian Reticulum

Retikulum
Retikulum

Reticulum Endoplasma memiliki dua bagian yaitu Reticulum Endoplasma halus yang tidak dapat merekat pada ribosom dan Reticulum Endoplasma kasar yang mampu merekat pada ribosom. Reticulum Endoplasma terdapat pada inti sel dan memiliki bentuk seperti benang-benang.

Fungsi dari Reticulum Endoplasma kasar (Rek) adalah sebagai sintesis protein yaitu mengangkut sintesis, steroit dan lemak. Sementara Reticulum Endoplasma halus (Reh) berperan sebagai detoksifikasi sel-sel yang dianggap berbahaya juga menampung fospolipid, steroid dan glikolipid.

4. Mitokondria

Mitokondria
Mitokondria

Mitokondria merupakan organel terbesar dalam tubuh dan menjadi mesin dalam sel hewan. berbentuk seperti cerutu dengan dua lapisan membran dengan masing-masing membran yang berbeda.

Selain disebut sebagai mesin sel hewan, mitokondria disebut juga sebagai The Power House yang berfungsi memproduksi energi dari sumber oksigen dan glukosa. Bisa di simpulkan kalau mitokondria memiliki peranan sebagai alat respirasi seluler dan penghasil energi dalam bentuk ATP.

5. Mikrofilamen

Mikrofilamen
Mikrofilamen

Mikrofilamen pada sel hewan ini terbentuk dari protein yakni aktin dan myosin. Para ahli menyebutkan Mikrofilamen memiliki kesamaan dengan mikrotibulus hanya saja teksturnya lebih kecil dan lembut.

Mikrofilamen memiliki fungsi untuk pergerakan sel serta untuk endositosis dan eksositosis.

6. Lisosom

Lisosom
Lisosom

Lisosom jika dilihat memang seperti sebuah kantong yang terikat pada membran. Memiliki kandungan enzim hidrolitik sehingga berguna dalam pengontrolan pencernaan intraseluler.

Selain itu fungsi Lisosom yakni untuk menghancurkan sel-sel yang telah rusak, melakukan mekanisme endositosis dalam Mengatur pemasukan sebuah makromulekul yang berada dari luar kedalam sebuah sel.

7. Peroksisom

Peroksisom
Peroksisom

Bentuk peroksisom seperti kantung kecil yang terdapat enzim katalase, fungsinya untuk menguraikan peroksida (H2O2) yang ada didalam tubuh yang merupakan sisa-sisa metabolisme toksik, serta merubah lemak menjadi karbohidrat. Organel sel hewan ini banyak dijumpai pada sel ginjal maupun hati.

8. Ribosom

Ribosom
Ribosom

Ribosom memiliki ukuran diameter 20 nm dan bertekstur kecil dan padat. Teridir dari 65% RNA ribosom (rRNA) dan 35% protein ribosom (Ribonukleoprotein atau RNP ).

Ribosom sendiri memiliki peranan sebagai penerjemah RNA kemudian dijadikan rantai polipeptida (protein) memakai asam amino pada proses translasi.

Ribosom terikat pada retikulum endoplasma kasar (Rek) untuk menjalankan proses sintesis protein.

9. Sentriol

Sentriol

Sentriol pada sel hewan ini berbentuk menyerupai tabung yang memiliki peran yang sangat penting yakni untuk pembelahan sel serta pembentukan silia dan flagela. Sentriol akan ditemukan pada sel eukariota yang bisa membentuk struktur gabungan atau sentrosom.

10. Mikrotobulus

mikrotobulus
mikrotobulus

Organel sel mikrotobulus terdapat pada sitoplasma yang akan ditemukan pada sel eukariot. Bentuknya seperti silindris dengan rongga-rongga. Sel ini terdiri dari molekul-molekul yang membulat yakni protein globular yang disebut juga sebagai tubulin.

Bentuknya yang silindris berongga namun juga kaku atau tidak bisa berubah bentuk. Fungsi mikrotobulus dalam sel hewan adalah untuk melindungi sel, membentu sel juga dalam proses pembentukan flagela, silia dan sentriol.

11. Badan Golgi

Badan Golgi
Badan Golgi

Badan Golgi (aparatus golgi) akan di temukan di semua sel eukariotik dan berkaitan dengan fungsi eksresi sel. Badan golgi berbentuk kantong pipih yang terikat pada membran. Pada setiap sel hewan setidaknya memiliki 10 hingga 20 badan golgi.

Fungsi badan golgi adalah untuk proses protein, membentuk lisosom dan membran plasma serta membentuk vesikula (kantung) untuk ekskresi.

12. Nukleus

Nukleus
Nukleus

Nukleus memiliki bentuk yang kecil yang berfungsi dalam mengendalikan aktivitas sel mulai dari metabolismen sel hingga pembelahan sel.N ukleus mengandung materi genetik yang berbentuk DNA linear panjang membentuk kromosom.

Fungsi Nukleus diantaranya tempat replikasi sel, menyimoan informasi genetik, menjaga integritas gen-gen, mengatur metabolismen sel serta mengendalikan aktivitas sel.

13. Nukleolus

Nukleolus
Nukleolus

Organel Nukleolus terdapat pada inti sel atau Nukleus. Fungsinya adalah bertanggung jawab dalam membentuk protein menggunakan asam ribonukleat (RNA).

14. Nukleoplasma

Nukleoplasma
Nukleoplasma

Selain itu, Nukleoplasma juga berada di dalam inti sel nukleus yang berbentuk padat, mengandung serat kromatin dan membentuk kromoson. Fungsinya adalah membawa informasi genetika.

15. Membran Inti

Membran Inti
Membran Inti

Membran Inti merupakan elemen utama struktural pada nukleus yang membungkus secara keseluruhan dari organel sel hewan. Fungsinya sebagai pemisah antara daerah inti dengan sitoplasma.

Membran inti sendiri tidak bisa dilalui oleh semua zat baik cair atau padat atau bersifat non permeable. Sebagian besar molekul yang membuat nukleus membutuhkan adanya pori inti.

Perbedaan Sel Hewan dan Sel Tumbuhan

Ada beberapa perbedaan antara sel hewan dan sel tumbuhan yang perlu diketahui diantaranya adalah sebagai berikut.

SEL TUMBUHANSEL HEWAN
Memiliki dinding sel bersifat kaku karena tersusun atas selulosa dan paketinBersifat elastis karena tidak memiliki dinding sel
Proses Fotosintensis menggunakan kloroplasTidak memiliki kloroplas
Tidak memiliki sentriolMemiliki sentriol yang berfungsi mengumpulka kromosom saat pembelahan sel
Memiliki sedikit Vakuola dengan ukuran besarMemiliki banyak vakuola dan berukutan kecil
Cadangan makanan adalam Pati (amilum)Cadangan makanan adalah lemak glikogen

Kesimpulan

Itulah penjelasan kami mengenai sel hewan. Sel hewan sendiri memiliki bentuk yang kecil yang terdiri dari selaput tipis yang memiliki larutan keloid dengan senyawa kimia. Sel ini mampu membelah diri serta menduplikat diri. Senyawa Karbohidrat memiliki peranan dalam proses fotosintesis.

Sementara senyawa yang berfungsi sebagai cadangan makanan seperti lemak atau minyak adalah senyawa Lipid. Selain itu senyawa protein memiliki peranan penting dalam metabolesime, dan asam nukleat berkaitan dengan proses sintesis protein.

Semoga artikel mengenai Gambar Sel HewanPengertian, Bagian,  Struktur dan Fungsi bisa memberikan manfaat bagi kita semua.

Baca juga: Contoh Teks Prosedur

Check Also

Planning adalah

Planning Adalah: Pengertian, Unsur, Tujuan dan Jenisnya

Planning atau biasa disebut juga sebagai perencanaan adalah suatu hal yang penting dalam kehidupan kita, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *