Apa yang Dimaksud Dataran Tinggi, Gunung, Danau, Lembah dan Sungai

Apa yang dimaksud dataran tinggi? Kira-kira menurut sobat jawabannya apa? Apakah dataran yang ada di ketinggian ataukah pegunungan? Nah kali ini kita akan ulas secara lengkap mengenai dataran tinggi, gunung, danau, lembah dan sungai.

Seperti diketahui permukaan bumi tidaklah rata melainkan ada banyak model lanskap dipermukaan sehingga menjadikannya tidak rata. Sebut saja adanya dataran tinggi, pegunungan, danau, lembah dan lain sebagainya yang sudah pasti kita temui disemua tempat di bumi ini.

Kampung saya sendiri di Bandung merupakan dataran tinggi yang dikelilingi pegunungan. Disini juga terdapat danau dan sungai juga lembah-lembah.

apa yang dimaksud dataran tinggi

Apa yang Dimaksud Dataran Tinggi

Seperti namanya “dataran” yang berarti permukaan bumi yang datar namun berada di ketinggian 500 meter diatas permukaan air laut. Dataran tinggi ini biasanya memiliki suhu yang sejuk serta kondisi tanah yang subur sehingga sangat cocok sekali dimanfaatkan untuk lahan pertanian.

Sementara yang dimaksud dengan Plateau adalah dataran tinggi yang dipuncaknya terdapat dataran yang cukup luas. Namun Plateau juga diartikan sebagai dataran tinggi yang cukup luas dan bergelombang dengan bukit-bukit, dataran ini berada diketinggian 200 meter. Penyebabnya biasanya adalah sedimenstasi serta erosi.

Penyebab lain dataran tinggi bisa karena sebelumnya merupakan kaldera yang tertutup material-material dari letusan gunung merapi. sebut saja dataran tinggi Dieng di Jawa Tengah.

Pengertian Daratan Tinggi Menurut Ahli:

Kamus Besar Bahasa Indonesia( KBBI)

  • Dataran tinggi adalah bagian permukaan bumi yang mendatar serta terletak pada ketinggian lebih dari 600 m dari permukaan laut.

Yessi Hardi Yanti

  • Dataran tinggi adalah sesuatu dataran luas yang terletak di area tinggi ataupun pegunungan.

Wikipedia

  • Dataran tinggi adalah suatu dataran yang terletak pada ketinggian di atas 700 m dari permukaan laut yang tercipta dari hasil erosi dan juga sedimentasi.

Ciri-ciri Dataran Tinggi

  1. Iklim yang Sejuk

Seperti pada umumnya semakin tinggi suatu permukaan bumi maka udaranya akan semakin sejuk dan cenderung dingin. Sebut saja di dataran tinggi yang ada di Bandung yang udaranya sangat sejuk. Suasana yang sejuk ini sangat cocok untuk pertanian dan pariwisata.

  1. Pertanian Terasering

Lahan pertanian terasering atau biasa kita mengenal pada sawah yang terasering adalah sistem pertanian yang dibuat secara berundak dari permukaan paling atas hingga paling bawah seperti menyerupai tangga. Hal ini bertujuan untuk mencegak terjadinya erosi.

  1. Udara yang Kering

Padahal dataran tinggi cenderung memiliki iklim yang sejuk dan segar namun pada kenyataannya udara di dataran tinggi ternyata cukup kering.

  1. Jarang Hujan

Umumnya pada dataran tinggi meski memiliki udara yang sejuk namun ternyata jarang turun hujan. Secara umum hujan akan turun pada wilayah yang lebih rendah, itu sebabnya jarang sekali kita menemukan banjir di dataran tinggi. Namun sekali hujan jika kondisi alam didataran tinggi rusak maka bisa menyebabkan bencana longsor.

  1. Memiliki Amplitudo

Tempetartur amplitudo harian dan suhu tahunan yang cukup besar.

Berikut ini Nama-nama Dataran Tinggi di Indonesia:

  • Dataran Tinggi Alas (Aceh)
  • Dataran Tinggi Pasai (Aceh)
  • Dataran Tinggi Rejang (Bengkulu)
  • Dataran Tinggi Lebong (Bengkulu)
  • Dataran Tinggi Bukit Barisan (Bengkulu)
  • Dataran Tinggi Cianjur (Jawa Barat)
  • Dataran Tinggi Priangan (Jawa Barat)
  • Dataran Tinggi Sumedang (Jawa Barat)
  • Dataran Tinggi Magelang (Jawa Tengah)
  • Dataran Tinggi Grobongan (Jawa Tengah)
  • Dataran Tinggi Tengger (Jawa Timur)
  • Dataran Tinggi Malang (Jawa Timur)
  • Dataran Tinggi Kidul (Jawa Timur)
  • Dataran Tinggi Muller (Kalimantan Barat)
  • Dataran Tinggi Kapuas (Kalimantan Barat)
  • Dataran Tinggi Skhwaner (Kalimantan Barat)
  • Dataran Tinggi Meratus (Kalimantan Selatan)
  • Dataran Tinggi Luwu (Sulawesi Selatan)
  • Dataran Tinggi Wajo (Sulawesi Selatan)
  • Dataran Tinggi Bone (Sulawesi Selatan)
  • Dataran Tinggi Penreng (Sulawesi Tengah)
  • Dataran Tinggi Barui (Sulawesi Tenggara)
  • Dataran Tinggi Bingkoku (Sulawesi Tenggara)
  • Dataran Tinggi Miinangkabau (Sumatera Barat)
  • Dataran Tinggi Kerinci (Sumatera Barat)
  • Dataran Tinggi Batak (Sumatera Utara)
  • Dataran Tinggi Arfak (Papua Barat)
  • Dataran Tinggi Charles Louis (Papua Tengah)
  • Dataran Tinggi Jaya Wijaya (Papua Timur)

Pengertian Gunung

Apa yang kamu pikirkan tentang gunung? Mungkin sebuah tumpukan tanah dan bebatuan yang tinggi menjulang serta besar. Sebuah gunung biasanya akan terbentuk dengan waktu yang sangat lama hingga jutaan tahun. Pergerakan pada lapisan kerak bumi adalah salah satu penyebab terbentuknya gunung.

Sebagai informasi, lapisan kerak bumi terbentuk dari lempengan-lempengan yang rapuh sehingga lapisan matel tersebut agar bergerak perlahan.

Di dunia ini secara umum ada dua jalur pegunungan yakni jalur pegunungan muda Mediterania dan Sirkum Pasifik.

1. Pegunungan Mediterania:

Membentang dari pegunungan Atlas di Benua Afrika bagian utara, lalu ke Pegunungan Alpen di Benua Eropa, Pegunungan Kaukasus, Pegunungan Himalaya di Benua Asia, Pegunungan Arakan Yoma, dan terakhir di Indonesia.

2. Pegunungan Sirkum Pasifik:

Membentang dari pegunungan Andes di Amerika Selatan kemudian masuk ke Amerika Utara, yakni pegunungan Rocky, kemudian ke Asia bagian timur seperti pegunungan di Jepang, Filipina, dan berakhir di Indonesia yang berada di Kalimantan Utara, Sulawesi, Maluku, dan Papua.

Sementara di Indonesia sendiri terdiri dari dua busur pegunungan yaitu busur dalam vulkanik dan busur luar non-vulkanik. Seperti namanya busur dalam vulkanik berarti jalur pegunungan api yang aktif seperti Gunung Krakatau atau gunung-gunung yang berada di wilayah Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, sampai Maluku.

Sementara Gunung dengan busur luar non-vulkanik membentang dari Pulau Simeulue, Nias, Mentawai kemudian bagian pantai selatan Jawa, Pulau Sawu dan kepulauan Nusa Tenggara.

Pengertian Danau

Danau sendiri merupakan genangan air yang luas yang dikelilingi daratan. Air danau memiliki rasa yang cenderung tawar dan menyegarkan. Danau yang airnya agak asin biasanya airnya lebih cepat menguap ketika terkena paparan sinar matahari. Selain itu ada pula danau yang lebih besar dan dalam sehingga disebut juga sebagai kaut pedalaman.

Pengertian lainnya dari danau adalah konsentrasi air baik tawar atau asin pada suatu tempat yang lumayan luas, biasanya terjadi karena pencairan gletser, aliran air sungai hingga mata air.

Pengertian Lembah

Pengertian lembah secara umum adalah sebuah cekungan yang cukup luas dan memanjang yang terdapat pada permukaan bumi. Lembah biasanya terjadi lantaran pengikisan pada pegunungan oleh air dan es.

Selain itu lembah juga diatrikan sebagai bentang alam yang cukup panjang yang dikelilingi oleh pegunungan dan bukit. Ada dua jenis lembah yang kita kenal yakni lembang berbentuk U yang biasa disebabkan oleh erosi gletser dan juga lembah berbentuk V.

Contoh-contoh lembah yang cukup dikenal di dunia adalah Grand Canyon, Death Valley, dan Lembah Indus.

Pengertian Sungai

Sungai adalah aliran air yang biasanya berasal dari pegunungan yang tinggi atau dari dataran tinggi dan mengalir hingga ke lautan.

Nah itulah jawaban dari pertanyaan apa yang dimaksud dataran tinggi, pegunungan, danau, lembang dan sungai. Semoga artikel ini bisa memberikan jawaban yang memuaskan untuk sobat sekalian.

Baca juga: Manfaat perdagangan antar pulau

Check Also

Planning adalah

Planning Adalah: Pengertian, Unsur, Tujuan dan Jenisnya

Planning atau biasa disebut juga sebagai perencanaan adalah suatu hal yang penting dalam kehidupan kita, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *