Pengertian Sudut Adalah: Jenis-jenis Sudut dan Contohnya

Pengertian sudut adalah – Kita sudah pasti sering mendengar istilah sudut maupun melihatnya. Dalam kehidupan sehari-hari maka kita tidak akan lepas dari yang namanya sudut. Lantas apa yang dimaksud sudut baik secara geometri atau ilmu ukur? Berikut ini penjelasannya.

Pengertian Sudut Adalah

Meski kita bisa mendifinisikan dari sebuah sudut namun secara pengertian sudut adalah daerah yang terbentuk dari dua sinar garis yang berpotongan pada suatu titik. Maka titik perpotongan tersebut disebut dengan sudut yang biasa dilambangkan dengan simbol (∠). Pengukuran sudut sendiri menggunakan derajat.

Dengan demikian kita sudah paham dan sering sekali mengukur sebuah sudut kemiringan dengan berapa derajat.

Bahasa Inggrisnya sudut adalah ‘angle’ dimana diambil dari bahasa latin ‘Angulus’, yang berarti “sedikit bengkok.”. Eudemus adalah yang pertama kali memperkenalkan konsep sudut yang menggambarkan persimpangan garis lurus.

Pengertian sudut adalah

Sebagai contoh ada dua jarum yakni jarum A dan jarum B dimana titik potongnya adalah O, maka kedua jarum tersebut sudah membentuk sebuah sudut yakni pada titik O. Sudut tersbeut bisa disebut juga sebagai sudut AOB.

pengertian sudut adalah

Contoh lainnya adalah garus AB dan AC adalah kaki sudut yang membentuk sebuah titik sudut di titik A. Sementara daerah yang di arsir adalah daerah sudut yang menunjukkan besar sudut.

Tiga Bagian Sudut

  1. Kaki sudut, adalah sinar garis yang membentuk sebuah sudut
  2. Titik sudut adalah titik perpotongan dari sinar garis
  3. Daerah sudut adalah daerah yang berada di antara dua kaki sudut yang bisa tak terbatas panjangnya.

Jenis-Jenis Sudut

jenis jenis sudut
  1. Sudut Siku-siku

Sudut siku-siku adalah sudut dengan besar 90 derajat. Sudut siku-siku sering sekali kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari seperti terdapat pada pintu, buku, lemari dan lain sebagainya.

  1. Sudut Lurus

Meski terlihat seperti garis lurus namun ternyata tetap membentuk sebuah sudut dengan besar 180 derajat.

Sebagai contoh ada dua segitiga siku-siku yang berimpitan sementara sisi siku-siku lainnya yang tidak berimpit membentuk garis lurus sehingga menghasilkan rumus sebagai berikut.

  1. Sudut Lancip

Adalah sudut yang memiliki besaran kurang dari 90 derajat sehingga terlihat lancip.

  1. Sudut Tumpul

Adalah sudut yang memiliki besaran lebih dari 90 derajat namun kurang dari 180 derajat atau dengan kata lain antara 90 derajat dan 180 derajat.

  1. Sudut Refleks

Adalah sudut yang memiliki besaran lebih dari 180 derajat namun masih dibawah 360 derajat atau dengan kata lain antara 180 derajat dan 360 derajat.

  1. Sudut Satu Putaran Penuh

Sudut satu putaran penuh atau yang memiliki besaran 360 derajat. Sudut ini memiliki empat sudut siku-siku.

Hubungan Antara Dua Sudut

Pertanyaannya adalah jika ada dua sudut yang sepasang maka cara menamainya adalah sebagai berikut.

  1. Sudut Berdampingan adalah sudut dengan satu sisi dan simpul yang sama
  2. Sudut Penyiku (Komplementer) adalah dua sudut dengan besaran 90 derajat
  3. Sudut berpelurus (suplementer) adalah dua sudut dengan besaran 180 derajat
  4. Sudut vertikal (sudut bertolak belakang) adalah sudut yang dibentuk oleh sisi-sisi dengan garis yang sama dan titik sudut yang sama.

Satuan Sudut

1. Satuan Sudut Derajat (xo)

Lihatlah gambar dibawah ini, sebuah benda bergerak pada sebuah lingkaran dimana benda bergerak dari titik A, kemudian dilanjutkan ke titik B, kemudian ke titik C, ke titik D hingga kembali lagi ke titik A.

Pergerakan benda pada lingkaran tersebut disebut satu putaran penuh atau 360 derajat. Sementara panjang lintasan sama seperti keliling lintasan.

Jika sudut satu putaran penuh dibagi 360 derajat dengan bagian yang sama maka bagian tersebut disebut satu derajat (1 derajat).

  • 1 putaran penuh = 360 derajat, maka
  • ½ putaran penuh = 180 derajat disebut sudut lurus
  • ¼ putaran penuh = 90o derajat disebut sudut siku-siku

2. Satuan Sudut Radian (p)

Pada gambari dibawah memperlihatkan titik pusat sudut adalah O dimana ada OA dan OA’. Keduanya menunjukkan jari-jari lingaran yang kecil hingga yang besar.

Perhatikan pada A’OB’ yang merupakan perbesaran dari AOB. Maka bisa disimpulkan sebagai berikut:

“Jika 1 radian sama dengan besarnya sudut pada pusat lingkaran yang telah dibatasi oleh busur lingkaran panjangnya sama seperti jari-jari”.

Nah inilah pembahasan kita mengenai pengertian sudut serta jenis dan contohnya, semoga artikel ini bisa memberikan penjelasan yang memuaskan untuk sobat sekalian.

Baca juga:

About Adreena

Seorang gadis yang suka traveling dan makan

Check Also

macam gaya renang

Sebutkan 4 Macam Gaya Renang dan Jelaskan!

Halo sobat sekalian, jika ada pertanyaan “sebutkan 4 macam gaya renang dan jelaskan“. Kira-kira temen-temen …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *